/data/photo/2019/11/27/5dde4b79ea95c.jpeg)
KOMPAS.com- Memperingati milad ke-64, Universitas Muhamamadiyah Jakarta (UMJ) menggelar 30 lomba mulai laga sepak bola antar fakultas, seni tarian, hingga lomba Cerdas Cermat Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab yang diikuti peserta dari SMA/SMK/MA/Ponpes Muhammadiyah se-Jaodetabek.
Sebagai salah satu Universitas di bawah Persyarikatan Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), UMJ merupakan cikal bakal berdirinya 176 PTM ( perguruan tinggi Muhammadiyah) di seluruh Indonesia.
Pada puncak acara milad ke-64, Senin (23/11/2019) malam, Hall Badminton UMJ disulap menjadi kampung Betawi dengan tata dekor rumah khas Betawi.
Pada malam itu, berbagai penghargaan diberikan kepada seluruh civitas akademika sebagai upaya memotivasi, mendorong untuk siap berkompetisi dan mengukir prestasi untuk keunggulan UMJ.
Kampus pertama Muhammadiyah
“Dengan usia 64 tahun Universitas Muhammadiyah Jakarta semakin dewasa dan siap bersaing dengan perguruan tinggi lainnya baik tingkat nasional, regional dan internasional sesuai dengan tema yang diangkat pada milad tahun ini yaitu semangat untuk mencerahkan dan memberdayakan untuk UMJ Unggul," ujar Endang Sulastri, Wakil Rektor I UMJ dan steering committee milad ke-64 UMJ ini.
Baca juga: Menteri Nadiem Salut kepada Muhammadiyah
Senada pernyataan Endang, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menyatakan “UMJ ini sebagai kampus yang pertama yang dimiliki oleh Muhammadiyah, merupakan kampus yang senantiasa mencapai kemajuan."
"Oleh karena itu, kebersamaan dan kemajuan bisa kita raih jika kita punya visi yang sama. Dukungan alumni pun dapat menjadikan UMJ menjadi kampus unggul,” lanjut Abdul Mu’ti yang juga menjabat Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMJ.
Menutup puncak acara milad ke-64, Rektor UMJ Prof. Syaifu Bakhri, menjelaskan kebijakan pimpinan UMJ sejatinya memang akan fokus pada pengembangkan profesional di berbagai bidang ilmu untuk menjadikan UMJ unggul.
Balut pengetahuan dengan nilai Islami
Rektor UMJ menyampaikan, “Kebijakan tersebut merupakan tindalanjut dari kebijakan Kementerian Pendidikan yang mendorong perguran tinggi di Indonesia agar mengembangkan diri menjadi professional, riset, wirausaha dan unggul."
"UMJ akan menuju menjadi kampus unggul berlandaskan Islam dan Kemuhammadiyahan," ujar Syaiful yang juga menjabat Ketua Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta Indonesia.
UMJ bermula dari sebuah rintisan bersejarah di tengah pergolakan Republik yang saat itu masih sangat muda. Gagasan pendirian pendidikan tinggi, diprakarsai dalam usia ke 43 tahun persyarikatan, tepatnya pada 18 November 1955.
Tanggal 18 November 2019, UMJ memasuki usia ke-64. Aset, alumni, dan jejaring, serta prestasi, telah mengobarkan semangat setiap civitas akademika untuk Mencerahkan dan Memberdayakan menuju UMJ Berkeunggulan, yang dilekatkan sebagai tema milad tahun ini.
Saat ini UMJ berkembang pesat dengan 10 Fakultas dan 51 Program Studi, Dengan total mahasiswa sebanyak 26.317 dan tenaga pengajar tetap 632 orang dan bersiap menjadi lembaga pendidikan yang menaungi umat sehingga unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibalut dengan nilai-nilai Islami.
https://edukasi.kompas.com/read/2019/11/27/17335571/milad-ke-64-picu-kampus-pertama-muhammadiyah-umj-siap-bersaing-globalBagikan Berita Ini
0 Response to "Milad ke-64 Picu Kampus Pertama Muhammadiyah UMJ Siap Bersaing Global - Kompas.com - KOMPAS.com"
Post a Comment