
Rektor Unirow Tuban Dr. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes dalam amanatnya mengatakan PKKMB adalah wadah untuk para mahasiswa dalam beradaptasi di lingkungan yang baru. PPKMB yang digelar mulai kemarin (11/9) hingga Sabtu (14/9) menghadirkan para praktisi dari polres, Kodim 0811 Tuban, BPBD Tuban, dan instansi lainnya. ‘’Gerakan nasional revolusi mental dimulai dari kampus,’’ tegasnya.
Doktor jebolan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini mengatakan, mahasiswa harus mampu menjadi agen inovasi dan perubahan. Salah satu caranya, memaksimalkan segala materi dan pembelajaran selama di kampus. Untuk memaksimalkan ilmu yang didapatkan mahasiswa, Unirow selalu menggandeng praktisi dari mitra instansi. ‘’Mahasiswa memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap sosial dan masyarakat,’’ tegas dia.
Ketua Panitia PKKMB Miftahul Munir mengatakan, PKK MB Unirow diikuti 488 mahasiswa baru dari 16 program studi (prodi). Diterangkan dia, tujuan PKK MB adalah mengenalkan kehidupan kampus, menyampaikan tri dharma perguruan tinggi, serta visi-misi kampus.
Tak kalah pentingnya, juga mengenalkan substansi kampus, memberi gambaran tentang kegiatan akademik - nonakademik, serta menciptakan persatuan dan kesatuan warga kampus.
Mengingat pentingnya materi yang diberikan, wakil rektor III Unirow Tuban ini mengimbau kepada seluruh mahasiswa baru agar mengikuti kegiatan yang dulu diberi nama Ospek tersebut hingga akhir. Melalui PKKMB, para peserta didik kampus di Jalan Manunggal ini diharapkan mampu memetik pelajaran penting dari para praktisi dan ahlinya yang didatangkan dari berbagai instansi di Tuban dan sekitarnya.
(bj/yud/ds/yan/min/JPR)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Revolusi Mental Dimulai dari Kampus - Jawa Pos"
Post a Comment