MENJADI dosen adalah sebuah pengalaman hidup yang luar biasa diraih oleh aktor Reza Rahadian (31), yang memang tidak memiliki mimpi dan cita-cita untuk mengajar.
Tetapi saat ini, Reza Rahadian diberikan kesempatan untuk menjadi dosen mata kuliah Penyanjian Olah Suara Film dan Televisi, di Vokasi Universitas Indonesia (UI).
Tentu menjadi dosen adalah sebuah hal yang mulanya aneh dilakukan oleh Reza Rahadian. Karena biasanya, ia hanya berakting untuk film dan juga pertunjukan panggung teater.
Akan tetapi, menjadi dosen merupakan sebuah tantangan yang berbeda. Bagaimana Reza Rahadian menjalaninya dari hati, sehingga semua yang dilakukannya tanpa ada beban.
"Berhadapan mahasiswa yang membedakan adalah proses bagaimana hubungan antara pengajar dan mahasiswa, yang dibangun seperti apa tentu berbeda," kata Reza Rahadian ketika ditemui disela-sela latihan 'Bunga Penutup Abad', di Nyi Ageng Serang Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018).
Ketika awal-awal masuk kedalam kelas dan berbagi ilmu tentang dunia seni peran kepada mahasiswa dan mahasiswi, diakui oleh Reza sangat lah gugup.
Pasalnya, Reza tidak pernah punya pengalaman sedikit pun menjadi dosen, baik dari segi teknis belajar dan menyiapkan materi perkuliahan.
"Waktu pertama kali ngajar. Saya masuk kelas, semuanya kayak kasak kusuk sendiri gitu lah, ada yang kaget, bingung, macem-macem reaksinya," ucapnya.
Setelah melewati hari pertama, rupanya Reza ketagihan. Ia menganggap bahwa bertemu dengan mahasiswa dan mahasiswi, merupakan hal yang luar biasa dan tidak bisa terlupakan.
"Tapi menyenangkan bisa bertemu dengan anak-anak yang punya pemikiran kreatif. Sharing pengalaman dan mereka antusias untuk bertanya ini dan itu," ungkapnya.
"Kadang diluar materi yang saya berikan karena saya memberikan keluasan sebanyak mungkin untuk bertanya tentang berbagai macam hal, kalau saya bisa jawab saya jawab," tambahnya.
Reza menjelaskan bahwa ia hanya mengajar satu kali dalam satu minggu, dengan durasi empat jam. Tentu, waktu yang diberikan kepadanya, dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.
Sehingga, terkadang Reza sampai rindu untuk menjadi dosen. Lantaran ia hanya sekali dalam seminggu dalam waktu pembelajarannya di kampus.
"Tapi setelah sudah dijalani prosesnya, kangen kalo saya belom ke kampus, yah kangen sama mahasiswanya," ujar Reza Rahadian.
http://wartakota.tribunnews.com/2018/11/15/reza-rahadian-kangen-mahasiswa-di-kampus-universitas-indonesiaBagikan Berita Ini
0 Response to "Reza Rahadian Kangen Mahasiswa di Kampus Universitas Indonesia"
Post a Comment