Laporan wartawan Tribun Medan/ Frengki Marbun
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gery Suryadi (20) mahasiswa Fakultas Pertanian, Jurusan Peternakan, Universitas Sumatera Utara, menjadi tulang punggung keluarganya. Ia adalah anak tunggal dan menjadi pencari nafkah bagi keluarganya.
Sejak dari bayi, Ayahnya meninggalkan mereka, karena alsan tidak mampu bayar adat. Gery sekarang menjadi tulang punggung keluarganya untuk mencari kebutuhan sehari-sehari.
Sesuai pengakuan dari Gery, Ia menjadi pencari nafkah bagi keluarga, karena ibunya sendiri sedang sakit keras yaitu penyakit usus buntu.
"Mama lagi sakit, jadi enggak bisa melakukan aktifitas seperti biasa. Mama mengidap penyakit usus buntu, sehingga harus mengurangi aktifitas. Sehari-hari sayalah yang mencari nafkah untuk kami berdua. Saya sembari kuliah, jualan roti, gorengan dan terkadang jualan masker di kampus," ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (27/2/2018).
Dalam kesehariannya juga, sembari kuliah ia jualan roti, gorengan di sekitaran kampus, terutama di Fakultas Pertanian.
"Saya jualan sehari-hari di sekitar Fakultas Pertanian, jualan roti, gorengan, dan juga masker khusus mahasiswa pertanian yang sedang praktikal lab. Kadang juga saya di Fakultas Ilmu Budaya, di Biro Rektor USU, dan Fakultas Ekonomi," ucapnya lagi.
Gery adalah anak dari keluarga yang brokenhome (perceraian orang tua), tetapi walau anak brokenhome, ia tidak pernah patah arah untuk menjalani hidup. Sesuai penuturannya, ia tidak pernah malu sebagai anak dari keluarga brokenhome.
"Saya enggak pernah tahu siapa ayah saya. Kata mama, bapak saya marga Simanjuntak, tetapi batang hidungnya pun saya enggak pernah liat. Namun, saya enggak pernah putus asa dengan status saya. Saya akan berjuang walau sendiri, untuk menafkahi mama, karena mama itu adalah segalanya bagi saya. Apa pun akan saya lakukan, baik itu jualan roti, gorengan, asalkan masih di jalan yang benar," jelasnya dengan suara yang pelan.
Gery yang masih berusia muda dan tak pernah malu dengan statusnya tersebut, ia selalu bekerja keras mencari nafkah sembari kuliah. Bahkan, sesuai pengakuannya, Indeks Prestasinya anjlok karena jualan.
http://medan.tribunnews.com/2018/02/27/mahasiswa-ganteng-ini-jadi-tulang-punggung-keluarga-dengan-berjualan-di-kampusBagikan Berita Ini
0 Response to "Mahasiswa Ganteng Ini Jadi Tulang Punggung Keluarga dengan ..."
Post a Comment